Sabtu, 11 September 2010

(من العاءدين و الفاءيزين ) Minal Aidin Wal Faizin!

Minal 'Aidin wal-Faizin adalah tradisi yang biasa diucapkan antara sesama muslim Indonesia saat merayakan Idul Fitri, setelah menunaikan ibadah puasa pada bulan ramadhan. Ucapan ini secara harfiah diterjemahkan menjadi "dari (yang) kembali dan berhasil", secara umum ditejemahkan "Semoga kita semua tergolong mereka yang kembali (ke fitrah) dan berhasil (dalam latihan menahan diri)"
Mengucapkan kata "Minal 'Aidin wal-Faizin" di saat hari Idul Fitri maupun Idul Adha, merupakan budaya umat Islam di Indonesia, biarpun berbahasa Arab, ucapan ini tidak akan dimengerti maknanya oleh orang Arab, dan kalimat ini tidak ada dalam kosa kata kamus bahasa Arab, dan hanya dapat dijumpai makna kata per katanya saja. Tidak ada dasar-dasar yang jelas tentamg ucapan ini, baik berupa hadist atau lainnya. Berdasarkan hadist pada saat hari Raya para sahabat saling mengucapkan "Taqobbalallahu minna waminkum" yang artinya "semoga Allah menerima amalku dan amal kalian".

Penulisan yang benar:
  • . Minal 'Aidin wal Faizin = Penulisan yang benar.
  • . Minal Aidin wal Faizin = Juga benar berdasar ejaan Indonesia.
Ucapan "Minal 'Aidin wal-Faizin" tidak disarankan untuk diucapkan pada hari raya, sebagaimana Rasulullah mengucapkan "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum" yang artinya "Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan".

Mudik


Mudik adalah kegiatan perantau/ pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Tradisi mudik hanya ada di Indonesia

MANCING YUKS...!

Memang mengasyikan sekali bagi para pemancing mania jika hari libur ( lebaran ) sudah tiba. mereka selalu mengisi waktu liburnya dengan kegiatan memancing. apalagi jika memancing tersebut dilakukan di sungai, sangat berbeda sekali keasyikannya dengan memancing di tempat yang sudah disediakan untuk memancing seperti keramba, danau, ataupun tempat penagkaran ikan lainya.

Kegiatan memancing bisa membuat mereka para pemancing mania mendapatkan kelegaan dan ketenangan hati setelah mereka selama 5 hari sibuk dengan pekerjaan mereka di kantor, ataupun di tempat kerja lainya.

Bagi para pemula yang ingin memulai mengisi waktu liburan dengan memancing, kami mempunyai beberapa tips untuk memancing bagi para pemula. artikel ini kami dapatkan di salah satu blog teman saya ;

TIPS DASAR MEMANCING :
* Memancing di Sungai

Yang perlu disiapkan adalah peralatan memancing yang disebutkan di atas dengan memperhatikan faktor umpan dan setting alat pancing. Umpan yang digunakan di lokasi ini umumnya adalah cacing dan udang, sedangkan untuk setting alat pancing adalah memasang mata kail. Jumlah mata kail dalam setiap tongkat pancing minimal 2 mata kail, dengan posisi timah dibawah. Jarak mata kail dengan timah kira-kira 10 cm samapai 15 cm.

* Memancing di Empang/Tambak

Peralatan mancing sama seperti di atas dan umpannya tergantung jenis ikan yang akan dipancing. Untuk ikan emas biasanya menggunakan umpan racikan yang dibuat sendiri dan bahan-bahannya juga mudah didapat. Bahannya menggunakan tepung pellet yang berbentuk butiran, daging ikan dan lain-lain. Jika tidak ingin terlalu repot umpan seperti ini bisa diperoleh di toko ikan atau toko pancing. Khusus untuk ikan mujair dan sejenisnya, umpan yang digunakan adalah cacing atau lumut hijau.
Untuk setting alat pancing di lokasi ini, mata kail yang digunakan bisa berjumlah 2 atau lebih dengan posisi pelampung berada diatas mata kail. Ketingian batas pelampung dan timah disesuaikan dengan kedalaman air. Untuk kedalaman 1,5 meter, jarak antara pelampung dan timah juga 1,5 meter, dan pelampung dibatasi pakai stopper.
* Memancing Di tepi Laut
Umpan yang digunakan untuk memancing di tepi laut berbeda dengan memancing di air tawar. Umpan yang digunakan bisa menggunakan cumi yang di potong kecil-kecil, udang atau ikan kecil. Setting alat pancingnya sama dengan setting untuk memancing ikan di sungai.

Penggunaan umpan dengan udang atau ikan kecil biasanya digunakan apabila di tepi laut airnya keruh. Jika airnya bening, umpan yang digunakan bisa menggunakan cumi yang telah dipotong-potong karena ikan yang berada di tengah laut bisa saja mencapai tepi laut
* Memancing di Tengah Laut
Persiapan memancing ditengah laut adalah alat pancing dan umpan yang biasanya menggunakan cumi utuh. Setting alat pancing menggunakan ada 2 cara dan biasanya digunakan untuk memancing ikan pada kedalaman ? 100 meter.


( من العاءدين و الفاءيزين ) Minal Aidin Wal Faizin!
SALAM STRIKE...!

Kamis, 02 September 2010

Mancing Gembira

     olahraga penghilang stress, melatih kesabaran dan memupuk harapan(hahahahaha... lebayyyy...)
 Bagi sebagian orang, kegiatan mancing adalah berfokus pada target untuk strike ikan besar sebanyak-banyaknya.  
mancing adalah kegiatan penangkapan ikan. Ikan biasanya ditangkap di alam liar. Teknik untuk menangkap ikan termasuk mengumpulkan tangan, menusuk, jala, memancing dan menyaring.
Istilah penangkapan dapat diterapkan untuk menangkap hewan air lainnya seperti moluska, cumi, krustasea, dan echinodermata. Istilah ini biasanya tidak digunakan untuk menangkap mamalia laut, seperti ikan paus, ikan paus dimana istilah yang lebih tepat, atau untuk bertani ikan.
Menurut statistik FAO, jumlah nelayan dan petani ikan komersial diperkirakan 38 juta. Perikanan dan Budidaya menyediakan lapangan kerja langsung dan tidak langsung untuk lebih dari 500 juta orang,Pada tahun 2005, konsumsi per kapita di seluruh dunia ikan ditangkap dari perikanan liar adalah 14,4 kg, dengan 7,4 kilogram tambahan dipanen dari tambak ikan..Di samping untuk menyediakan makanan, nelayan modern juga merupakan hobi rekreasi. 

Sejarah memancing
 
Perikanan merupakan praktek kuno yang kembali ke tanggal, setidaknya, awal periode Paleolitik sekitar 40.000 tahun yang lalu Analisis isotop dari sisa-sisa kerangka manusia Tianyuan, seorang manusia modern berusia 40.000 tahun dari Asia Timur, telah menunjukkan bahwa dia secara teratur mengkonsumsi ikan air tawar.Arkeologi fitur seperti middens shell,dibuang tulang ikan dan lukisan gua menunjukkan bahwa makanan laut adalah penting untuk kelangsungan hidup dan dikonsumsi dalam jumlah yang signifikan. Selama periode ini, kebanyakan orang hidup gaya hidup pemburu-pengumpul dan, kebutuhan, selalu bergerak. Namun, di mana terdapat contoh-contoh awal pemukiman permanen (meski tidak harus secara permanen diduduki) seperti orang-orang di Lepenski vir, mereka hampir selalu terkait dengan penangkapan ikan sebagai sumber utama makanan.Mesir membawa ikan, pemecahan untuk pengasinan.Salah satu sejarah terpanjang di dunia perdagangan adalah perdagangan ikan cod kering dari daerah Lofoten Norwegia ke bagian selatan Eropa, Italia, Spanyol dan Portugal. Perdagangan ikan dimulai pada periode Viking atau sebelumnya, telah berlangsung selama lebih dari 1.000 tahun dan masih penting
Sungai Nil kuno penuh ikan, ikan segar dan kering merupakan makanan pokok bagi banyak penduduk.Mesir telah menerapkan dan metode untuk memancing dan hal ini digambarkan dalam adegan makam, gambar, dan dokumen papirus. Beberapa representasi petunjuk memancing yang dikejar sebagai sebuah permainan. Di India, Pandyas, sebuah kerajaan Tamil Dravida klasik, dikenal untuk perikanan mutiara pada awal abad ke-1 SM. Tuticorin pelabuhan mereka dikenal karena ikan laut dalam mutiara. The paravas, sebuah kasta Tamil berpusat di Tuticorin, mengembangkan komunitas kaya karena perdagangan mutiara mereka, pengetahuan navigasi dan perikanan. adegan Perikanan jarang diwakili dalam budaya Yunani kuno, sebuah refleksi dari status sosial yang rendah memancing. Namun, Oppian dari Corycus, seorang penulis Yunani menulis sebuah risalah besar pada perikanan laut, Halieulica atau Halieutika, terdiri antara 177 dan 180. Ini adalah pekerjaan seperti awal dapat bertahan sampai hari modern. Foto bukti penangkapan ikan Romawi berasal dari mosaik [8] laut dewa Yunani-Romawi. Neptunus digambarkan sebagai memegang trisula memancing. Orang-orang Peru kuno Mosye digambarkan nelayan di keramik mereka.Salah satu sejarah terpanjang di dunia perdagangan adalah perdagangan ikan cod kering dari daerah Lofoten Norwegia ke bagian selatan Eropa, Italia, Spanyol dan Portugal. Perdagangan ikan dimulai pada periode Viking atau sebelumnya, telah berlangsung selama lebih dari 1.000 tahun dan masih penting.
SALAM STIKE... 
                                                                                 
                    
                               
                                                                                                                                 SOEBANK 77